Page 43 - 03_BIN_SD_4_GENAP
P. 43

“Iya,”  imbuh  Yono.  “Buktinya,  sekarang
                  sawah dan kebun kita makin subur.”

                     “Tapi  kalau  meletus  lagi,  menakutkan
                  sekali.  Gara-gara  wedus  gembel  itu,  Si

                  Blendhung meninggal.” Mendung menyelimuti
                  wajah  Panji  ketika  dia  teringat  sapi

                  kesayangannya.
                     Ratna dan Yono ikut sedih, tetapi tertawa

                  mendengar      Panji   mengucapkan      kata
                  “meninggal” untuk sapinya. Mereka meminta

                  Panji berlapang dada menerima
                     kenyataan itu.
                     “Bekas  aliran  lava  Merapi  malah  menjadi

                  pemikat  wisatawan,  ya.  Pamanku  sering

                  mengantar mereka dengan jip,” ujar Yono.
                     “Aku belum pernah naik jip. Kapan-kapan, ajak aku, ya?” Ratna memohon kepada
                  Yono.  Dia  sedikit  iri.  Banyak  wisatawan  datang  ke  Merapi  untuk  bertualang  naik  jip

                  menyusuri Gunung Merapi. Namun, dia sendiri belum pernah mencobanya.

                     “Nanti aku bilang pamanku. Biar kita bertiga diajak berkeliling Merapi naik jip,” janji Yono.
                     Ratna dan Panji bersorak. Panji sudah melupakan Si Blendhung gara-gara janji Yono.
                     “Kita  terlambat!”  Yono  mengejutkan  kedua  temannya.  Mendengar  itu,  mereka

                  berlarian menuju sekolah.

                         Cerita oleh B.E. Priyanti











                  Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini! Tuliskan jawaban di buku tulis kalian.
                  1.  Mengapa Ratna dan Yono tertawa mendengar kata “meninggal”?

                  2.  Apa kata yang lebih tepat pengganti kata “meninggal” dalam kalimat Panji?
                  3.  Di antara tiga tokoh dalam teks “Anak-Anak Merapi”, ada satu tokoh yang mengalami

                     perubahan perasaan. Semula dia bersedih, kemudian gembira.
                           Siapakah dia? Jelaskan penyebabnya.




                                                               BAHASA INDONESIA SD IV GANJIL        135
   38   39   40   41   42   43   44   45   46   47   48