Page 45 - 06_IPA_SMA_10_GANJIL
P. 45

Cara pertama yaitu tindakan yang bersifat fisik. Virus corona menyebar melalui
                      droplet penderita yang akan jatuh beberapa meter dari penderita, sehingga disarankan

                      agar terdapat jarak kurang lebih 2 meter ketika berinteraksi dengan seseorang. Virus
                      ini  masuk  melalui  saluran  pernafasan  atau  mulut,  sehingga  untuk  mengurangi

                      kesempatan tersebut disarankan menggunakan masker yang menutupi area hidung

                      hingga dagu. Itu pulalah alasan mengapa kita dianjurkan untuk tidak menyentuh area
                      wajah dengan tangan karena droplet yang keluar dapat terjatuh di pakaian penderita

                      atau di benda-benda lain dekat penderita yang tanpa sengaja dapat kita sentuh.
                         Cara kedua adalah tindakan yang menggunakan bahan kimia. Seperti yang telah

                      Kalian pelajari beberapa virus memiliki struktur amplop. Salah satu cara agar virus

                      tidak dapat menginfeksi sel inang adalah dengan merusak struktur amplop tersebut.
                      Penggunaan  sabun  dan  air  dapat  merusak  struktur  amplop  pada  virus.  Sabun

                      mengandung zat mirip lemak yang disebut amphiphiles, yang secara struktural sangat
                      mirip dengan lipid di amplop virus corona. Molekul sabun bersaing dengan lipid di

                      amplop virus sehingga mampu merusak amplop virus. Disamping itu pula sabun

                      membantu melepaskan virus ketika menempel pada kulit. Jika kita tidak memiliki
                      sabun dan air, pembersih tangan (hand sanitizer) dapat juga merusak struktur amplop

                      virus karena mengandung alkohol 70% dan zat lain yang dapat merusak selubung
                      protein virus.

                         Cara  pencegahan  yang  ketiga  bersifat  biologis.  Untuk  bertahan  dari  serangan
                      penyakit, tubuh manusia memiliki sistem kekebalan tubuh. Sistem kekebalan spesifik

                      pada  manusia  memiliki  kemampuan  pertahanan  yang  kuat  untuk  menghadapi

                      patogen tertentu. Tubuh mampu mengingat patogen tertentu yang pernah menyerang
                      sehingga dapat segera membentuk antibodi untuk melawannya. Dengan demikian

                      patogen tersebut tidak membahayakan atau tidak bisa menjangkit kedalam tubuh
                      untuk  kedua  kalinya.  Dalam  memberikan  reaksi  terhadap  serangan  dari  patogen

                      tersebut,  sistem  kekebalan  tubuh  akan  mengaktifkan  limfosit  dan  memproduksi

                      antibodi. Inilah mengapa vaksin diberikan kepada manusia.
                         Ada dua jenis vaksin yaitu  attenuated whole-agent vaccines yang berasal dari

                      patogen hidup yang dilemahkan dan inactivated whole-agent vaccines yang berasal
                      dari  patogen  yang  telah  dihancurkan  kemampuan  infeksinya  tetapi  mampu

                      menstimulus antibodi. Vaksin merangsang sistem kekebalan tubuh manusia untuk




                                                                        IPA SMA X GANJIL             473
   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49   50