Page 29 - 06_IPA_SMA_10_GANJIL
P. 29

2.  Letakkan kapas yang dicelupkan ke dalam air pada dasar masing-masing gelas
                        transparan.

                     3.  Letakkan 5 biji kacang di atas kapas pada masing-masing gelas transparan.
                     4.  Letakkanlah  gelas  transparan  A  pada  ruangan  tertutup  (tidak  terkena  sinar

                        matahari), gelas transparan B di bawah naungan pohon dan gelas transparan C di

                        daerah yang mendapat sinar matahari sepanjang hari.
                     5.  Ukurlah tinggi pohon setiap hari pada masing-masing gelas transparan selama 1

                        minggu dengan menggunakan penggaris, catat hasilnya!
                     6.  Tampilkan dalam bentuk grafik hasil pertambahan tinggi tanaman setiap hari! Apa

                        yang dapat Kalian simpulkan?


                  B. Bagaimana penerapan pengukuran dalam konteks ilmu kimia?

                         Pada kerja ilmiah kali ini Kalian akan melakukan pengukuran massa, volume, dan
                     suhu pada pelarutan garam dapur dalam air. Pengukuran ini dapat digunakan untuk

                     menentukan nilai kalor pelarutan suatu zat yang mudah larut dalam air yaitu salah

                     satunya  garam  dapur  (NaCl).  Kalor  pelarutan  merupakan  kalor  yang  diserap  atau
                     dilepaskan oleh 1 mol zat ketika larut dalam pelarutnya (air) yang diukur pada tekanan

                     konstan. Adapun persamaan termokimia untuk pelarutan 1 mol padatan garam dapur
                     (NaCl) adalah:








                     Persamaan ini memberi arti bahwa
                     1 mol NaCl atau sebanyak 58,5 gram NaCl menyerap kalor sebesar 3,9 KJ.

                         Nah bagaimana jumlah kalor yang diserap bila massa NaCl semakin banyak atau
                     semakin  sedikit?  Pertanyaan  ini  akan  Kalian  jawab  setelah  melakukan  aktivitas

                     berikut.
                         Alat  untuk  mengukur  kalor  pelarutan  disebut  kalorimeter.  Penetapan  Kalor

                     pelarutan  dilakukan  dengan  melakukan  pengukuran  suhu.  Hubungan  antara  kalor

                     dengan suhu dinyatakan oleh persamaan:








                                                                        IPA SMA X GANJIL             457
   24   25   26   27   28   29   30   31   32   33   34