Page 43 - 01_PAI_SMA_10_GANJIL_IKM
P. 43
keimanannya.
Hal ini terjadi, karena perkembangan dunia global, cenderung membawa
masyarakat terjebak pada perilaku hedonis, yaitu pandangan hidup yang
menganggap bahwa seseorang akan bahagia dengan mencari kebahagiaan
sebanyak-banyaknya dan melupakan hal-hal yang menyakitkan bagi mereka.
Seorang filosof Yunani, Frederick Nietzshe mengatakan bahwa dalam diri
manusia yang hanya berburu kepentingan duniawi, maka sesungguhnya T
uhan telah mati. Pernyataan ini tentu beralasan, karena jika Tuhan masih
‘hidup’ dalam dirinya, manusia pasti tidak akan pernah mematikan dan
meninggalkan Tuhan dalam aktivitas kehidupannya.
Pandangan ini, seolah mengisyaratkan bahwa Nietzshe mengkhawatirkan
masyarakat yang terus hidup tanpa mengamalkan doktrin keagamaan.
Degradasi moral yang semakin tajam di semua lini, baik pendidikan, sosial
budaya, politik, hukum dan aspek kehidupan yang lain merupakan penyakit
jasmani dan rohani yang sebenarnya menuntut masyarakat untuk kembali ke
jalan Tuhan.
Hal ini senada dengan pendapat Abu Bakr bin Laal dalam kitab Makarim al-
Akhlaq yang meriwayatkan hadis:
Dari Anas bin Malik RA, yang berkata bahwa Rasulullah Saw. bersabda,
‚Setiap mukmin dihadapkan pada lima ujian, yaitu mukmin yang menghasutnya;
munafik yang membencinya; kafir yang memeranginya; nafsu yang menentangnya; dan
setan yang selalu menyesatkannya‛. (HR. ad- Dhailami)
Menurut Abu Bakr bin Laal, berdasarkan hadis tersebut setidaknya ada lima
ujian keimanan yang dihadapi oleh orang-orang mukmin saat ini yaitu:
1) Mukmin yang saling mendengki
Kecenderungan sebagian masyarakat yang iri dan dengki apabila melihat
orang lain mendapatkan kenikmatan, merupakan sumber munculnya sikap
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SMA X GANJIL 39

