Page 10 - 01_PAI_SMA_10_GANJIL_IKM
P. 10
saja patah karena sangat beratnya wahyu yang diterima oleh Nabi
Muhammad Saw.Ibnu Abbas menjelaskan bahwa surat al-Maidah/5: 48 ini
turun berkenaan dengan peristiwa ahli kitab yang meminta keputusan
kepada Rasulullah Saw. atas persoalan yang sedang mereka hadapi. Pada
awalnya Nabi Saw. diberi dua pilihan, yakni memutuskan persoalan mereka
atau mencari solusi di dalam kitab mereka masing-masing. Namun, Allah
Swt. menurunkan ayat ini sebagai petunjuk bagi Nabi Saw. atas pertanyaan
ahli kitab tersebut.
Menurut tafsir al-Misbah, Q.S. al-Maidah/5: 48 mengandung pesan-pesan mulia
sebagai berikut:
1. Al-Qur’an diturunkan oleh Allah Swt. dengan haq (kebenaran), yakni haq
dalam kandungannya, cara turunnya, maupun yang mengantarnya turun
(Jibril a.s.).
2. Kitab Al-Qur’an berfungsi membenarkan kitab-kitab sebelumnya, yakni
Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa a.s., Zabur yang diturunkan
kepada Nabi Daud a.s., dan Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa a.s.
Dalam hal ini Al-Qur’an adalah muhaimin terhadap kitab-kitab terdahulu
karena ia menjadi saksi atas kebenaran kandungan kitab-kitab terdahulu.
3. Kitab suci Al-Qur’an juga menjadi pengawas, pemelihara, penjaga kitab-
kitab terdahulu dan menjadi tolok ukur kebenaran terhadapnya, serta
menjadi saksi untuk keabsahannya. Dalam kedudukannya sebagai
pemelihara, Al-Qur’an memelihara dan mengukuhkan prinsip ajaran Ilahi
yang bersifat universal (kully) dan mengandung kemaslahatan abadi bagi
umat manusia sepanjang masa.
4. Allah Swt. memerintahkan agar menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman
hidup. Hendaklah orang beriman memutuskan perkara berdasarkan kitab suci
Al-Qur’an dan tidak boleh bertentangan dengannya. Bahkan dalam Q.S. al-
6 PENDIDIKANAGAMA ISLAM SMA X GANJIL

