Page 59 - 03_BIN_SD_4_GANJIL_IKM
P. 59
Desa kedua adalah
Desa Cempaga di Bali
dengan tari baris. Tari ini
dibawakan oleh laki-laki
dewasa. Gerakannya
menirukan pemuda gagah
berani yang menerjang
medan perang. Tari baris
dibedakan menjadi dua
berdasarkan jumlah
penarinya. Tarian yang
dibawakan seorang penari
disebut tari jojor. Sementara tarian
Selanjutnya adalah Desa
Barikin di Kalimantan Selatan
dengan tari baksa kembang.
Tarian ini dibawakan oleh
penari perempuan yang
jumlahnya ganjil, misalnya
satu, tiga, atau lima penari.
Gerakannya meliuk-liuk
menggambarkan seorang putri
yang sedang bermain di taman
bunga. Tari baksa kembang
sering dipentaskan di acara besar.
Desa keempat adalah Desa
Situraja di Jawa Barat yang terkenal
dengan tari umbul. Para penarinya
adalah perempuan berkebaya,
berselendang, dan memakai
kacamata hitam. Gerakannya
gemulai, menggoyangkan badan,
dan sedikit menirukan gerakan
pencak silat. Tari ini mengandung pesan bahwa perempuan juga bisa
menjaga diri dengan ilmu bela diri.
BAHASA INDONESIA SD IV GANJIL 115

