Page 25 - 03_BIN_SD_4_GANJIL_IKM
P. 25

Syuuur! Syuuuur! Tigor beraksi. Dari tanaman berbunga ungu di
                  pojok  kiri  sampai  pohon  mangga  besar  di  kanan,  semua  disiram
                  Tigor.  Tigor  melakukannya  secara  sistematis  agar  tidak  ada  yang

                  terlewat.
                       Tigor hampir sampai di tanaman
                  kecil-kecil punya Kak Tiur. Tiba-tiba

                  ...
                       “Jangan! Kemarin sudah.

                  Tanaman ini bisa mati kalau sering
                  disiram,” kata Kak Tiur.


                       “Kenapa?” Tigor heran sekali.
                       “Ini sukulen. Lihat, daunnya tebal sekali. Ini untuk menyimpan

                  air. Kalau sering disiram, sukulen bisa membusuk,” Kak Tiur
                  menjelaskan.

                       Su-ku-len? Suku Len? Aku baru tahu tanaman juga punya
                  suku,” sahut Tigor heran. Tigor tahu keluarga mereka bersuku
                  Batak. Tigor dan Kak Tiur bermarga Siregar, mengikuti marga

                  Bapak.

                       “Kita bersuku Batak dan bermarga Siregar. Tanaman ini bersuku
                  Len dan bermarga apa?” tanya Tigor.

                                                                Kak  Tiur  tertawa.  “Bukan
                                                           begitu. Namanya memang sukulen.
                                                           Bukan karena punya suku.”

                                                                Tigor  ikut  tertawa.  Seru  juga
                                                           seandainya  tanaman  juga  punya

                                                           suku.  Ada  suku  Mawar,  suku
                                                           Mangga, suku Anggrek, dan suku

                                                                Singkong.

                                                                Eh, kenapa Molen mengendus-
                                                           endus?        Tigor      terpikir,    “Hei,

                                                           namamu juga ada ‘Len’.
                       Mo-Len.  Hmmm  ...,  bagaimana  kalau  kamu  menjadi  Kepala

                  Suku? Kepala Suku Len.”





                                                               BAHASA INDONESIA SD IV GANJIL         81
   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29   30